KOTA BEKASI, Kesempatan untuk menjadi sukarelawan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 direncanakan dibuka paling lambat pada akhir September. Namun, Panitia Besar (PB) Porprov menegaskan bahwa proses pendaftarannya saat ini belum dimulai.
Penegasan tersebut disampaikan setelah muncul pesan berantai yang menawarkan perekrutan sukarelawan Porprov 2026. Pesan itu beredar melalui aplikasi percakapan dan memuat berbagai rincian yang menyerupai pengumuman resmi.
Informasi di dalamnya mencantumkan sejumlah persyaratan, batas pendaftaran pada 19 September 2026, estimasi masa penugasan selama 20 hari, serta honor sebesar Rp100 ribu per hari.
PB Porprov XV Jawa Barat 2026 memastikan pesan tersebut tidak diterbitkan oleh panitia. Dengan demikian, seluruh rincian mengenai pendaftaran, persyaratan, masa kerja, dan nilai honor yang dicantumkan di dalamnya tidak dapat dijadikan acuan.
Bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari penyelenggaraan Porprov, panitia meminta agar pendaftaran dilakukan setelah informasi resmi diumumkan. Pengumuman tersebut nantinya disampaikan melalui situs dan akun media sosial resmi Porprov XV Jawa Barat 2026.
Panitia saat ini masih menyusun kebutuhan jumlah sukarelawan, bidang penugasan, persyaratan peserta, mekanisme seleksi, serta ketentuan teknis selama pelaksanaan kegiatan. Seluruh rincian akan diumumkan setelah proses penyusunannya selesai.
Sambil menunggu pembukaan pendaftaran, masyarakat diimbau tidak menyerahkan data pribadi kepada pihak atau nomor kontak yang tidak terverifikasi. Dokumen seperti fotokopi kartu tanda penduduk dan ijazah, serta informasi berupa nomor telepon dan alamat, perlu dijaga agar tidak disalahgunakan.
Masyarakat juga diminta tidak memberikan uang atau memenuhi permintaan lainnya yang dikaitkan dengan perekrutan sukarelawan Porprov.
PB Porprov mengajak masyarakat lebih teliti membedakan informasi resmi dengan pesan yang hanya beredar dari satu akun ke akun lainnya. Pencantuman nama kegiatan, jadwal, persyaratan, dan nilai honor tidak otomatis membuktikan bahwa suatu informasi berasal dari panitia.
Setiap pesan perekrutan sebaiknya diperiksa melalui kanal resmi sebelum dibagikan. Jika sumbernya tidak jelas, masyarakat diminta tidak meneruskannya dan menunggu pengumuman resmi dari PB Porprov XV Jawa Barat 2026.
