MANDALIKA – Kuliner khas Lombok, pertunjukan musik, dan aktivitas komunitas mengisi Mandalika Street Food Festival (MSFF) Vol. 2 yang berlangsung pada 9–10 Oktober 2026. Bertempat di Bazaar Mandalika, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat, festival ini menjadi salah satu pilihan kegiatan bagi wisatawan yang menghadiri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Festival berlangsung pukul 14.00–22.00 WITA dengan menghadirkan 20 tenant kuliner usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengunjung dapat menikmati sate merah Narmada, sate bulayak Suranadi, nasi balap Puyung, serabi, serta beragam jajanan tradisional.
Pilihan lainnya mencakup sate taichan dan nasi ayam sisit kecombrang. Kehadiran berbagai sajian tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Untuk melengkapi pilihan makanan, sebanyak 10 tenant menyediakan kopi, minuman, dan produk tropis. Esda Coffee, Oryz Coffee, Ruon Matcha, Kissa Coffee, serta Blau Fabrika termasuk di antara peserta yang berpartisipasi.
Hiburan musik turut mengisi rangkaian festival melalui Swara Bazaar, penampilan band akustik, DJ dengan daftar lagu reggae, sesi reggae jammin, serta Pesta Timur. Pengunjung juga dapat mengikuti nonton bareng Pertamina Grand Prix of Indonesia, pertunjukan mixologist, live painting, face painting, dan permainan interaktif.
Sejumlah komunitas terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Samalas Custom Show, Poundpose Lombok, Arti Drawing, Board Game, Lombok Eco Market, serta Pesta Timur.
Plt. Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Ahmad Fajar, mengatakan festival merupakan bagian dari upaya memperkaya pengalaman wisata di The Mandalika.
“Pengembangan The Mandalika tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan ajang olahraga internasional, tetapi juga pada bagaimana menghadirkan pengalaman wisata yang lebih lengkap serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Ahmad Fajar.
Menurutnya, kehadiran wisatawan selama ajang balap internasional membuka kesempatan bagi UMKM dan komunitas lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Festival juga menghadirkan 10 tenant Lombok Eco Market yang menawarkan produk kreatif dan gaya hidup. Pesertanya antara lain Muna Gallery, Lombok Vanilla, I Love Mutiara, serta MiaMia Crochet.
BRI turut mendukung penyelenggaraan melalui booth interaktif, penawaran cashback, dan program transaksi menggunakan BRImo serta BRI untuk pembelian merchandise MotoGP sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan konsep pariwisata berbasis komunitas, MSFF Vol. 2 menargetkan lebih dari 15.000 pengunjung. Perpaduan makanan, musik, dan kegiatan kreatif diharapkan memperluas manfaat kunjungan wisatawan bagi pelaku usaha serta masyarakat sekitar The Mandalika.
