{"id":450,"date":"2026-06-03T16:13:50","date_gmt":"2026-06-03T16:13:50","guid":{"rendered":"https:\/\/bekasihype.com\/?p=450"},"modified":"2026-06-03T16:50:40","modified_gmt":"2026-06-03T16:50:40","slug":"450","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/2026\/06\/03\/450\/","title":{"rendered":"Slank Nge-Jazz, Wave to Earth Bikin Lautan Penonton, Ini Momen Paling Seru di Java Jazz Festival 2026"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>BEKASI HYPE <\/strong>\u2013 Java Jazz Festival 2026 kembali menghadirkan akhir pekan yang penuh musik, energi, dan momen tak terlupakan. Digelar selama tiga hari pada 29 hingga 31 Mei 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, festival ini sukses menghadirkan kombinasi musisi legendaris, bintang internasional, hingga idola generasi muda dalam satu panggung besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu yang paling mencuri perhatian tahun ini adalah penampilan grup indie asal Korea Selatan, wave to earth. Trio yang sedang naik daun tersebut menjadi magnet besar bagi pengunjung muda. Area panggung dipadati penonton bahkan jauh sebelum jadwal tampil dimulai. Suasana berubah menjadi lautan penggemar yang ikut bernyanyi bersama saat lagu-lagu favorit mereka dimainkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak kalah menarik, penyanyi R&amp;B asal Inggris, Ella Mai, sukses menghadirkan nuansa hangat dan romantis pada hari kedua festival. Penampilannya menjadi salah satu yang ramai dibicarakan di media sosial sepanjang gelaran berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di hari pertama, perhatian penonton tertuju pada Jon Batiste. Musisi peraih Grammy Awards asal Amerika Serikat itu tampil penuh energi dengan memadukan jazz, soul, dan funk dalam satu pertunjukan yang memukau. Sementara grup acid jazz legendaris Incognito membawa nuansa nostalgia bagi para pencinta musik yang tumbuh bersama lagu-lagu mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun jika berbicara soal momen paling ikonik, banyak pengunjung sepakat bahwa kembalinya Slank ke panggung Java Jazz menjadi salah satu highlight terbesar tahun ini. Setelah 17 tahun tidak tampil dalam festival tersebut, Kaka dan kawan-kawan akhirnya kembali dengan konsep spesial bertajuk &#8220;Slank Nge-Jazz&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep itu menghadirkan sisi berbeda dari Slank. Lagu-lagu yang selama ini dikenal lewat nuansa rock dan pop diaransemen ulang dengan sentuhan jazz yang lebih santai namun tetap kuat secara musikal. Penampilan mereka semakin spesial berkat kolaborasi bersama penyanyi jazz senior Margie Segers yang membuat suasana panggung terasa unik dan segar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjelang malam penutupan, ribuan penonton kembali memadati area utama untuk menyaksikan Daniel Caesar. Penyanyi asal Kanada tersebut menjadi salah satu nama yang paling ditunggu dalam Java Jazz Festival 2026. Lagu-lagu hit yang dibawakannya sukses membuat penonton larut dalam suasana hingga akhir pertunjukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Java Jazz Festival 2026 menunjukkan bahwa festival musik modern tidak lagi dibatasi oleh satu genre. Jazz tetap menjadi fondasi utama, tetapi kehadiran musisi indie, R&amp;B, soul hingga rock membuat festival ini semakin relevan dengan selera generasi masa kini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari wave to earth yang membuat penggemar histeris, Slank yang tampil beda lewat konsep jazz, hingga Daniel Caesar yang menutup festival dengan penuh emosi, Java Jazz Festival 2026 menghadirkan banyak cerita yang akan dikenang para penontonnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BEKASI HYPE \u2013 Java Jazz Festival 2026 kembali menghadirkan akhir pekan yang penuh musik, energi, dan momen tak terlupakan. Digelar selama tiga hari pada 29 hingga 31 Mei 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, festival ini sukses menghadirkan kombinasi musisi legendaris, bintang internasional, hingga idola generasi muda dalam satu panggung besar. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":451,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35,53],"tags":[62,63],"class_list":["post-450","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-event","tag-java-jazz-2026","tag-slank"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=450"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":454,"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450\/revisions\/454"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/451"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bekasihype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}